Music Player

Thursday, March 9, 2017

[Review] GALIH & RATNA: Sebuah Mixtape Untuk Para Milennial


"Mixtape artinya adalah SURAT CINTA."

 Sebelumnya perkenankan, ini adalah pertama kalinya saya membuat review film. 
Galih & Ratna adalah sebuah film yang diadaptasi dari novel "Gita Cinta dari SMA" karya Eddy D Iskandar. Novel ini sebelumnya juga pernah diadaptasi pada tahun 1979 dengan judul yang sama, dibintangi Rano Karno dan Yessy Gusman yang sangat populer pada eranya.

 
Kita semua mungkin sudah tahu mengenai 2 karakter yang legendaris ini. Cinta pertama di SMA yang tidak berakhir indah.
Adalah Galih, seorang siswa SMA yang tinggal bersama ibu dan adiknya. Murid yang pintar. Tinggi, misterius, berbeda dari yang lain. Mewarisi sebuah toko kaset yang ditinggali oleh ayahnya.
Ada pula Ratna, seorang gadis pindahan dari Jakarta. Tinggal bersama tantenya, ayah nya sibuk bekerja.
Mereka bertemu, dan mempunyai ketertarikan yang sama: musik.



Disutradarai oleh Lucky Kuswandi, yang sebelumnya pernah mencuri perhatian di Cannes 2015 dengan film pendek nya yang bertajuk "The Fox Exploits the Tiger's Might". Karya-karyanya tidak perlu diragukan lagi. 

Yang saya sukai dari film ini adalah, cara berceritanya yang sangat sederhana, namun sangat melekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Bahkan konfliknya pun terasa real, tidak terasa lebay dan klise. Sinematografi oleh Amalia TS pun sangat mempesona. Kita disajikan warna warna yang sangat elegan dan terasa vintage. Sangat berkelas dan tidak murahan. Skenario yang ditulis oleh Lucky dan Fathan Todjon pun sangat brilian. Dialog tentang mendengarkan musik melalui kaset, dimana kita harus mendengarkan dari awal kaset sampai akhir kaset sangat menyentuh hati saya. Soundtrack di film ini pun tidak main-main. Sangat catchy dan penempatannya sangat pas.


Jajaran pemain di film ini pun masih boleh dibilang pendatang baru.
Ada Refal Hady sebagai Galih. Aktingnya disini sangat meyakinkan. Walaupun range emosinya masih belum terlalu luas, tapi cukup membuat para gadis meneteskan air mata.


Sheryl Sheinafia, yang berperan sebagai Ratna juga bermain dengan bagus. Sebelumnya dia pernah berakting di "Koala Kumal" arahan Raditya Dika tahun lalu. Dan akting Sheryl di film itu juga sangat bagus. Di film ini pun, dia tidak kalah bagus. Sebagai gadis yang insecure sampai menjadi gadis yang sangat determined, Sheryl bermain apik di film ini.


Lalu ada pendatang baru, seperti Agra Piliang, Stella Lee, dan Rain Chudori yang berperan sebagai teman-teman Galih & Ratna.


Tapi, scene stealer disini bukanlah Refal, Sheryl, Agra, Stella, maupun Rain. Tapi Marissa Anita yang berperan sebagai Tante Tantri-lah yang berhasil merebut hati saya. Diawal tahun, saya sempat menyaksikan penampilan Marissa Anita dalam film "Istirahatlah Kata-Kata". Beliau berperan sebagai Sipon, istri dari Widji Thukul. Dalam film tersebut, Marissa memainkan sosok wanita yang melankolis, sedih, berwajah murung setiap saat. Tetapi dalam film ini, Tante Tantri adalah kebalikan dari Sipon. Tante Tantri adalah sosok yang sangat periang, seorang tante yang sangat penyayang, selalu memberi semangat kepada keponakannya, dalam kata lain: tante-tante kekinian. Marissa Anita sangat berhasil dalam memerankan peran ini. Sebuah karakter yang lovable. Bayangkan jika karakter Tante Tantri diperankan oleh orang lain. Mungkin saya tidak sebegini cintanya dengan Tante Tantri.


Para aktor pendukung seperti Ayu Dyah Pasha, Joko Anwar, Hengky Tarnando, Sari Koeswoyo, dan Indra Birowo bisa meninggalkan kesan tersendiri bagi saya.


Salah satu faktor yang sangat menarik di film ini adalah, bagaimana cara film ini mengangkat musik menjadi topik utama. Bagaimana mengajak kita-generasi milenial, untuk mendengarkan musik melalui kaset pita kembali. Bagaimana menghargai musik dan menyerap esensinya. Di film ini juga tersirat pesan moral: bagaimana kita harus menghargai mimpi orang lain.


Overall, film ini adalah sebuah surat cinta. Surat cinta untuk para generasi milenial, maupun generasi sebelumnya.

 

1 comment:

  1. Mantap Daffa, akhirnya Galih & Ratna yang membuat tergerak bikin ulasan. Emang bagus banget nih film

    Ulasan saya untuk Galih & Ratna https://ulasanfilm21.com/galih-ratna-2017/

    ReplyDelete